'SELAMAT DATANG DI WEB KODIM 1802 SORONG "KITORANG KUAT KARENA KITA SATU"

Senin, 13 April 2026

Babinsa Aimas dan Staf Kelurahan Klaru Perkuat Sinkronisasi Data Kependudukan

 

Sorong — Babinsa Koramil 1802-07/Aimas Serka Suyanto, melaksanakan komunikasi sosial bersama staf Kelurahan Klaru guna membahas pentingnya pembaruan data kependudukan, khususnya apabila terjadi perubahan di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga validitas dan akurasi data warga di tingkat kelurahan. Bertempat di Kantor Lurah Klaru, Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Senin(13/04/2026)

 


Dalam kesempatan Babinsa Serka Suyanto menekankan bahwa data kependudukan yang akurat sangat berpengaruh terhadap berbagai program pemerintah, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga perencanaan pembangunan. Ia mengingatkan agar setiap perubahan, seperti perpindahan penduduk, kelahiran, maupun kematian, segera dilaporkan dan diperbarui oleh pihak kelurahan agar jumlah penduduk tetap sinkron dengan data Kartu Keluarga (KK) yang ada.

 

Staf Kelurahan Klaru menyambut baik kegiatan komsos tersebut dan mengapresiasi kepedulian Babinsa Koramil 1802-07/Aimas dalam membantu penertiban administrasi kependudukan. Menurut mereka, sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah kelurahan sangat membantu dalam memastikan data yang dimiliki selalu terbaru dan dapat dipertanggungjawabkan. Mereka juga mengakui bahwa tantangan di lapangan masih ada, seperti keterlambatan laporan dari warga, namun dengan adanya komunikasi yang intens, kendala tersebut dapat diatasi secara bertahap.

 

Tanggapan Danramil 1802-07/Aimas Kapten Inf Abner Salawati menyampaikan diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antara Babinsa dan aparat kelurahan dalam mendukung tertib administrasi kependudukan. Selain itu, peran aktif masyarakat juga menjadi kunci utama agar setiap perubahan data dapat segera dilaporkan, sehingga tercipta basis data yang akurat sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Kelurahan Klaru.

Babinsa Sorong Barat Aktif Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV di Kampung Klatifi

 


 


Sorong — Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat, Serka Andatu, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan. Ia turun langsung ke Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Provinsi Papua Barat Daya, untuk melakukan monitoring sekaligus mendampingi para tukang dalam pengerjaan jembatan perintis Garuda tahap IV. Senin (13/04/2026).

 

Kehadiran Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat  di lapangan bukan sekadar menjalankan tugas pengawasan, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Serka Andatu tampak aktif berinteraksi dengan para pekerja, memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan motivasi agar proses pembangunan tetap semangat dan tepat waktu.

 

Dalam pendampingan tersebut, progres pekerjaan difokuskan pada pembuatan ring balok serta tiang penyangga jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam konstruksi, karena berfungsi sebagai penguat utama struktur agar jembatan memiliki daya tahan dan keamanan yang optimal saat digunakan masyarakat nantinya.

 

Pembangunan jembatan perintis Garuda tahap IV ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga Kampung Klatifi, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari. Sinergi antara TNI dan masyarakat setempat pun menjadi kunci keberhasilan proyek ini, sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun wilayah yang lebih maju dan terhubung.

Minggu, 12 April 2026

Progres Jembatan Garuda Tahap IV di Klatifi Capai 10 Persen, Warga Sambut Positif

 


Sorong – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan di wilayah Papua Barat Daya. Salah satunya melalui proyek Jembatan Garuda Tahap IV Tahun Anggaran 2026 yang berada di bawah tanggung jawab Kodim 1802/Sorong. Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno menyampaikan bahwa pembangunan jembatan yang berlokasi di Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, kini mulai menunjukkan progres yang signifikan. Minggu (12/04/2026).

 

Jembatan dengan panjang 15 meter dan konstruksi beton ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang diharapkan mampu membuka akses dan meningkatkan mobilitas masyarakat. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 10 persen. Tahapan pengerjaan difokuskan pada pemasangan casing tiang pondasi serta pengecoran tiang jembatan sebagai bagian dari struktur utama yang menopang kekuatan jembatan ke depan.

 

Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas dan ketahanan konstruksi. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan terus dipantau agar berjalan sesuai rencana dan standar teknis yang telah ditetapkan. Keterlibatan personel di lapangan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pekerjaan di wilayah yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

 

Pemerintah Kampung Klatifi menyambut baik pembangunan tersebut. Aparat kampung menilai kehadiran jembatan ini akan sangat membantu aktivitas warga, terutama dalam hal transportasi dan distribusi hasil kebun. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah melalui TNI. Jembatan ini nantinya akan mempermudah akses anak-anak ke sekolah serta memperlancar perekonomian masyarakat,” ungkap Bapak Ronal salah satu perwakilan kampung.

Sabtu, 11 April 2026

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

 

Sorong – Para Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat melaksanakan monitoring dan pendampingan penyaluran bantuan pangan dari pemerintah melalui BULOG di wilayah Distrik Maladumes. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan distribusi berjalan tertib, aman, serta tepat sasaran kepada masyarakat penerima di setiap kelurahan. Sabtu (11/04/2026).

 

Di Kelurahan Saoka, Babinsa Serda Toto melaksanakan pemantauan di Kantor Lurah dengan jumlah bantuan sebanyak 398 sak beras (10 kg) dan 796 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 199 kepala keluarga, di mana masing-masing menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran dimulai pada Jumat, 9 April 2026 pukul 11.00 WIT dan berlangsung lancar.

 

Sementara di Kelurahan Tempatgaram, Babinsa Serka Andatu mengawasi distribusi 1.144 sak beras dan sekitar 1.908 liter minyak goreng kepada 572 kepala keluarga. Di Kelurahan Tanjung Kasuari, Babinsa Serma Fatkur Rahman turut memantau penyaluran 410 sak beras dan minyak goreng bagi 437 kepala keluarga dengan jumlah bantuan yang sama per keluarga.

 

Selain itu, monitoring juga dilakukan di Kelurahan Suprau oleh Serka Mambrasar. Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran bantuan pangan di Distrik Maladumes berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan rasa aman serta memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak.

Kodim 1802/Sorong dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

 


Sorong – Personel Kodim 1802/Sorong bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV yang merupakan bagian dari program Presiden RI. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya di daerah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Sabtu (11/04/2026).

 

Semangat gotong royong antara TNI dan warga terlihat nyata di lapangan, mencerminkan kolaborasi kuat demi percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Kehadiran jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Kampung Klatifi, Provinsi Papua Barat Daya.

 

 Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno, menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 7 persen. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan mal besi kolom cakar ayam yang akan menjadi pondasi utama sebelum dilanjutkan dengan proses pengecoran. Ia menambahkan, secara teknis seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, meskipun faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri. “Curah hujan yang cukup tinggi berpotensi menghambat pekerjaan di lapangan, sehingga perlu langkah antisipasi agar target tetap tercapai,” ujarnya.

 

Di sisi lain Bapak Beto masyarakat menyambut pembangunan ini dengan penuh antusias. Salah satu warga setempat mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar pembangunan dapat segera selesai. Menurutnya, jembatan ini bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi warga. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan ini. Semoga cepat selesai supaya anak-anak bisa ke sekolah dengan aman dan kami bisa membawa hasil kebun tanpa rasa khawatir,” tuturnya.