'SELAMAT DATANG DI WEB KODIM 1802 SORONG "KITORANG KUAT KARENA KITA SATU"

Senin, 27 April 2026

Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV di Sorong Barat Capai 65 Persen

 

 


Sorong - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV tahun 2026 di wilayah Kodim 1802/Sorong terus menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Berlokasi di Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, proyek ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Papua Barat Daya. Dengan panjang jembatan mencapai 15 meter dan konstruksi berbahan beton, pembangunan ini diharapkan mampu mempermudah akses masyarakat setempat dalam beraktivitas sehari-hari. Senin (27/04/2026)

 

Memasuki progres 65 persen, pengerjaan saat ini difokuskan pada tahap pengecoran badan jembatan serta plester pondasi. Proses ini menjadi bagian krusial untuk memastikan kekuatan dan ketahanan struktur jembatan ke depannya. Para personel TNI bersama masyarakat terlihat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, menciptakan suasana gotong royong yang kental di lokasi pembangunan.

 

Sambut kepala kampung Klatifi Bapak Alberto Kehadiran jembatan ini disambut antusias oleh warga Kampung Klatifi. Selama ini, akses yang terbatas sering menjadi kendala utama dalam mobilitas, terutama saat musim hujan. Dengan adanya jembatan permanen ini, masyarakat berharap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih lancar dan aman. Terangnya.

 

Program pembangunan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan TNI dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia. Tidak hanya sekadar infrastruktur, jembatan ini membawa harapan baru bagi masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik dan terhubung dengan wilayah lainnya.

Babinsa Aimas Aktif Sambangi Warga, Pedagang Pasar Mariat Apresiasi Kehadiran TNI

 

 


Sorong - Upaya TNI AD dalam memperkuat hubungan kemitraan dengan warga di tingkat akar rumput. Babinsa Koramil 1802-07/Aimas, Sertu Astro, di wilayah binaannya kembali terlihat melalui kegiatan monitoring sekaligus komunikasi sosial dengan warga. Kali ini, ia menyambangi Pasar Mariat di Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus menjalin kedekatan dengan masyarakat setempat. Senin (27/04/2026).

 

Di sela pemantauan, Sertu Astro menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pedagang, termasuk Mama Yola, salah satu penjual yang cukup dikenal di pasar tersebut. Percakapan berlangsung hangat dan penuh keakraban, membahas kondisi pasar, harga kebutuhan pokok, hingga situasi keamanan di lingkungan sekitar. Pendekatan humanis ini menjadi ciri khas peran Babinsa dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

 

Mama Yola mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian yang diberikan oleh Babinsa Koramil 1802-07/Aimas. Menurutnya, kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas pasar memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pembeli. Ia juga berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar komunikasi antara aparat dan masyarakat tetap terjaga dengan baik. “Kami merasa diperhatikan, jadi lebih tenang berjualan,” ujarnya singkat.

 

Secara umum, masyarakat Distrik Mariat menyambut positif kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa. Warga menilai kehadiran TNI AD tidak hanya berperan dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai penghubung yang membantu menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat kepada pihak terkait. Dengan interaksi yang rutin dan bersahabat, diharapkan sinergi antara aparat dan warga semakin kuat demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Minggu, 26 April 2026

Semangat Gotong Royong Warnai Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV di Klatifi

 

Sorong - Antusiasme warga Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya, terlihat begitu nyata dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV. Bersama personel Kodim 1802/Sorong, masyarakat bahu-membahu ikut terlibat langsung di lapangan. Jembatan beton sepanjang 15 meter ini kini telah mencapai progres 65 persen, menandai langkah penting dalam membuka akses yang lebih baik bagi warga sekitar. Minggu (26/04/2026)

 

Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno mengatakan memasuki tahap pengerjaan saat ini, kegiatan difokuskan pada proses pengecoran badan jembatan serta plesterisasi pondasi. Suasana kerja terasa hidup dengan semangat gotong royong yang kental. Tidak hanya personel TNI, warga dari berbagai kalangan juga turut membantu, mulai dari mengangkut material hingga memastikan pekerjaan berjalan lancar. Kebersamaan ini menjadi gambaran nyata kuatnya solidaritas di tengah masyarakat.

 

Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan oleh warga, mengingat selama ini akses penghubung antar wilayah masih terbatas. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan mobilitas masyarakat akan jauh lebih mudah, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari. Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kampung Klatifi.

 

Salah satu warga setempat, Mama Eni  menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dan bangga bisa ikut ambil bagian dalam prosesnya. “Kami senang sekali, karena jembatan ini nanti akan memudahkan kami ke pasar dan ke kampung sebelah. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah bantu kami,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan warga lainnya yang berharap pembangunan dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan mereka sehari-hari.

Sabtu, 25 April 2026

Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV Capai 59 Persen, Warga Klatifi Sambut Antusias

Sorong - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV tahun 2026 di wilayah Kodim 1802/Sorong, Korem 181/PVT, Kodam XVIII/Kasuari terus menunjukkan perkembangan positif. Berlokasi di Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, proyek strategis ini kini telah mencapai progres 59 persen. Jembatan dengan panjang 15 meter dan konstruksi beton tersebut diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat setempat dalam menunjang mobilitas dan perekonomian. Sabtu (25/04/2026)

 

Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno mengatakan proses pengerjaan difokuskan pada tahap perakitan besi rangka serta pengecoran besi gelagar jembatan. Para pekerja bersama personel terkait terus menggenjot pekerjaan dengan tetap mengutamakan kualitas dan ketahanan struktur. Kondisi lapangan yang menantang tidak menyurutkan semangat tim dalam menyelesaikan proyek sesuai target yang telah ditentukan.

 

Keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan dampak signifikan, terutama dalam memperlancar arus transportasi warga dan distribusi barang. Selama ini, masyarakat Kampung Klatifi masih menghadapi keterbatasan akses, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat. Dengan dibangunnya jembatan permanen ini, diharapkan aktivitas sehari-hari warga menjadi lebih mudah dan aman.

 

Bapak Robert Asu meyampaikan rasa syukur dan harapan besar terhadap pembangunan tersebut. “Kami sangat senang melihat progresnya sudah hampir selesai. Jembatan ini akan sangat membantu kami, terutama untuk membawa hasil kebun ke kota,” ujar salah satu warga setempat. Masyarakat juga berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan secara luas.

Jumat, 24 April 2026

Progres Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 56 Persen di wilayah Kodam XVIII/Kasuari

 

Sorong - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV tahun 2026 di wilayah Kodim 1802/Sorong terus menunjukkan perkembangan yang positif. Berlokasi di Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, proyek ini kini telah mencapai progres 56 persen. Jembatan dengan panjang 15 meter dan konstruksi beton ini menjadi salah satu program strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar aktivitas masyarakat. Jumat (24/04/2026)

 

Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Renaldi S.I.P.,M.Han mengatakan bahwa saat ini, pengerjaan difokuskan pada tahap perakitan besi rangka untuk cor gelagar jembatan. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan struktur jembatan agar mampu bertahan dalam jangka panjang. Para pekerja di lapangan terlihat terus memaksimalkan waktu dan tenaga demi menjaga kualitas serta target penyelesaian yang telah ditentukan.

 

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat Kampung Klatifi dan sekitarnya. Selain mempermudah mobilitas, jembatan ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga.

 

Salah satu warga setempat, Bapak Markus, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan tersebut. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya proyek ini, karena selama ini akses yang ada cukup menyulitkan, terutama saat musim hujan. “Kami sangat berharap jembatan ini segera selesai. Kalau sudah jadi, tentu akan memudahkan kami beraktivitas dan membawa hasil kebun ke kota,” ungkapnya dengan penuh harapan.