'SELAMAT DATANG DI WEB KODIM 1802 SORONG "KITORANG KUAT KARENA KITA SATU"

Sabtu, 11 April 2026

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

 

Sorong – Para Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat melaksanakan monitoring dan pendampingan penyaluran bantuan pangan dari pemerintah melalui BULOG di wilayah Distrik Maladumes. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan distribusi berjalan tertib, aman, serta tepat sasaran kepada masyarakat penerima di setiap kelurahan. Sabtu (11/04/2026).

 

Di Kelurahan Saoka, Babinsa Serda Toto melaksanakan pemantauan di Kantor Lurah dengan jumlah bantuan sebanyak 398 sak beras (10 kg) dan 796 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 199 kepala keluarga, di mana masing-masing menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran dimulai pada Jumat, 9 April 2026 pukul 11.00 WIT dan berlangsung lancar.

 

Sementara di Kelurahan Tempatgaram, Babinsa Serka Andatu mengawasi distribusi 1.144 sak beras dan sekitar 1.908 liter minyak goreng kepada 572 kepala keluarga. Di Kelurahan Tanjung Kasuari, Babinsa Serma Fatkur Rahman turut memantau penyaluran 410 sak beras dan minyak goreng bagi 437 kepala keluarga dengan jumlah bantuan yang sama per keluarga.

 

Selain itu, monitoring juga dilakukan di Kelurahan Suprau oleh Serka Mambrasar. Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran bantuan pangan di Distrik Maladumes berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan rasa aman serta memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak.

Kodim 1802/Sorong dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

 


Sorong – Personel Kodim 1802/Sorong bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV yang merupakan bagian dari program Presiden RI. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya di daerah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Sabtu (11/04/2026).

 

Semangat gotong royong antara TNI dan warga terlihat nyata di lapangan, mencerminkan kolaborasi kuat demi percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Kehadiran jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Kampung Klatifi, Provinsi Papua Barat Daya.

 

 Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno, menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 7 persen. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan mal besi kolom cakar ayam yang akan menjadi pondasi utama sebelum dilanjutkan dengan proses pengecoran. Ia menambahkan, secara teknis seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, meskipun faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri. “Curah hujan yang cukup tinggi berpotensi menghambat pekerjaan di lapangan, sehingga perlu langkah antisipasi agar target tetap tercapai,” ujarnya.

 

Di sisi lain Bapak Beto masyarakat menyambut pembangunan ini dengan penuh antusias. Salah satu warga setempat mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar pembangunan dapat segera selesai. Menurutnya, jembatan ini bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi warga. “Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan ini. Semoga cepat selesai supaya anak-anak bisa ke sekolah dengan aman dan kami bisa membawa hasil kebun tanpa rasa khawatir,” tuturnya.

Jumat, 10 April 2026

Dandim 1802/Sorong Hadiri Ground Breaking Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Kodam XVIII/Kasuari.

 


Sorong - Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf Renaldi S.I.P., M.Han hadiri kegiatan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Kodam XVIII/Kasuari dan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih. Bertempat di Kampung Klatifi, Jalan Nusantara, Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Senin (06/04/2026).

 

Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riady, S.I.P. memimpin kegiatan mengatakan “bahwa program pembangunan jembatan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan tidak hanya di Papua Barat Daya, tetapi juga di seluruh Indonesia. Pembangunan hingga Desember 2026 ditargetkan sebanyak 7.000 jembatan perintis maupun jembatan penghubung akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik antar desa, kampung, maupun distrik.

 

Untuk jajaran Korem 181/PVT sendiri terdapat 9 titik pembangunan yang tersebar di wilayah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Sorong Selatan, hingga Maybrat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses antarwilayah.Terangnya.

 

Program ini dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan sekitar 20 personel TNI dan dukungan tenaga tukang. Konsep padat karya ini dinilai mampu menghemat anggaran pemerintah karena tidak melalui mekanisme tender kepada kontraktor. Dengan metode ini, biaya dapat ditekan sehingga target pembangunan 7.000 jembatan secara nasional dapat tercapai,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, target penyelesaian setiap titik pembangunan berkisar 20 hingga 30 hari, dengan capaian 10 hingga 15 titik.

 

Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan kembali pada bulan Mei di lokasi lainnya. Harapan melalui program ini dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui konektivitas yang lebih baik. “Kami sebagai aparat negara siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” Tegas Danrem 181.

 

Sementara itu, mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Drs. Suardi Thamal, menyampaikan apresiasinya terhadap program Presiden tersebut. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, sinergi antara pemerintah dan TNI mampu menjangkau pembangunan di wilayah yang sebelumnya sulit tersentuh. “Pembangunan ini sangat membantu akses masyarakat, baik untuk perputaran ekonomi maupun anak-anak sekolah yang harus menyeberang. Harapannya kegiatan ini terus berlanjut demi kemajuan Papua Barat Daya,” ungkapnya.

Antusias Warga Klatifi Sambut Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV


Sorong – Antusias dan semangat masyarakat Kampung Klatifi, Provinsi Papua Barat Daya, terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV dalam program Presiden RI patut diapresiasi. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi warga, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan keselamatan masyarakat di distrik Sorong Barat. Jumat (10/04/2026)

 


Salah satu warga, Bapak Robert, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kondisi jembatan lama sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan. “Jembatan yang lama sudah rapuh, apalagi saat hujan pasti licin. Itu sangat berisiko bagi anak-anak maupun masyarakat yang melintas setiap hari,” ujarnya. Ia menilai pembangunan jembatan baru ini akan membawa dampak besar bagi aktivitas warga, terutama dalam mendukung mobilitas dan perekonomian kampung.

 

Lebih lanjut, masyarakat Kampung Klatifi juga menunjukkan partisipasi aktif dalam proses pembangunan. Dengan penuh semangat, warga turut membantu personel TNI dari Kodim 1802/Sorong dalam berbagai tahapan pekerjaan di lapangan. Kebersamaan dan gotong royong ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

 

Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Renaldi S.I.P,.M.Han mengatakan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV ini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Diharapkan, dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses antarwilayah semakin lancar, keselamatan meningkat, serta kesejahteraan masyarakat Kampung Klatifi dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik.

Program Presiden RI, Kodim 1802/Sorong bersama masyarakat Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap IV di Sorong Capai Progres Awal.

 

Sorong – Kodim 1802/Sorong terus mengakselerasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV memasuki hari kedua pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 6 persen, dengan fokus pekerjaan pada tahap perakitan besi kolom cakar ayam sebagai pondasi utama jembatan beton. Bertempat di Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Provinsi Papua Barat Daya. Jumat (10/04/2026)

 

Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Renaldi, S.I.P., M.Han melalui Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf Suyatno menyampaikan jembatan perintis yang dibangun memiliki panjang 15 meter dirancang sebagai infrastruktur strategis untuk menunjang mobilitas masyarakat. Pekerjaan awal ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi jembatan, sehingga mampu digunakan dalam jangka panjang dengan aman.

 

Saat ini personil Kodim 1802/Sorong bersama tukang dan masyarakat setempat bergotong royong fokus pada pekerjaan dasar serta penyiapan struktur awal. “Tahap pondasi menjadi kunci utama, sehingga dikerjakan secara teliti dan maksimal agar hasilnya kuat dan berkualitas,” terang Pasiter setelah kunjungi dilapangan.

 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang saat ini menjadi perhatian publik dan viral di berbagai daerah. Program ini digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui sinergi antara Kementerian Pertahanan RI dan TNI Angkatan Darat, sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil dan perbatasan.

 

Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Kampung Klatifi dan sekitarnya. Selain memperlancar aktivitas ekonomi, jembatan ini juga memberikan jalur yang lebih aman dan layak, khususnya bagi para pelajar yang setiap hari melintasi wilayah kampung Klatifi.