Sorong – Program Presiden RI melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap IV tahun 2026 di wilayah Kodim 1802/Sorong terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 51 persen. Proyek yang berlokasi di Kampung Klatifi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya ini menjadi salah satu infrastruktur penting untuk menunjang mobilitas masyarakat. Kamis (23/04/2026)
Dengan panjang jembatan 15 meter dan
konstruksi berbahan beton, pengerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan besi
gelagar sebagai rangka utama penopang jembatan. Selain itu, proses penimbunan
pondasi juga terus dilakukan guna memastikan kekuatan dan kestabilan struktur
sebelum memasuki tahap berikutnya. Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap
dengan pengawasan ketat.
Pasiter Kodim 1802/Sorong Kapten Inf
Suyatno menyampaikan keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu
mempermudah akses transportasi warga, khususnya dalam mendukung aktivitas
ekonomi dan sosial. Selama ini, warga Kampung Klatifi kerap mengalami kendala
saat melintasi jalur tersebut, terutama saat musim hujan. Dengan adanya
jembatan permanen, hambatan tersebut diharapkan dapat teratasi secara maksimal.
Pihak pelaksana bersama TNI terus
berupaya menjaga kualitas pembangunan agar sesuai dengan standar yang telah
ditentukan. Pak Edo salah satu warga
Kampung Klatifi menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan ini. Kalau sudah selesai nanti,
aktivitas kami pasti lebih lancar, terutama untuk membawa hasil kebun dan
kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.



.jpeg)

.jpeg)